Langsung ke konten utama

Bapak Revolusi Turki

       Membawa perubahan dan kemajuan pada suatu negara . Tetapi melepaskan seluruh rakyat nya dari Islam dan melarang ada nya kegiatan yang berbau Islam di negara yang ia pimpin. Digantinya adzan yang semula menggunakan bahasa Arab menjadi bahasa Turki. Memusnahkan kekhalifah ustmani. Membunuh para ulama. Malah berakhir tragis di akhir hidupnya, setelah ia diserang berbagai penyakit. Bahkan jenazah nya tak ada yang mau menyolati dan mengkafani. Kemudian, setelah berapa hari diawetkan, adik perempuannya memohon pada para ulama Turki untuk menyolati dan mengkafani kakaknya. Namun setelah itu, ketika akan dimakamkan bumi tak mau menerima jasad nya sehingga jasadnya diawetkan dan taruh di museum kemudian di taruh disela-sela bukit Ankara.
       Dari kisah tersebut kita tahu bahwa kekuasaan yang kita miliki tak berguna saat kita sakit, tak dapat menyelamatkan kita dari sakaratul maut . Dan kekuasaan bisa membuat kita terbuai serta lalai terhadap perintahnya. Ini pelajaran bagi kita. Jangan sekali-kali menentang Allah dan memusnahkan agama Allah.
       Siapakah kita? Kita hanya manusia yang hina dan fakir dihadapan Allah. Makadari itu jangan sampai kesombongan menghampiri kita. Karena tak ada yang abadi dunia ini. Dan dunia ini cuma fatamorgana yang terlihat begitu nyata.
 

Komentar