Kepada diri ini aku ungkapkan tentang cinta yang tak pernah tergapai tentang kecewa yang membuat luka. Tentang waktu yang belum juga mengobati. Kembali teringat mati. Dan mulai berfikir aku tak tahu kapan aku mati. Bisa saja esok aku tak lagi melihat matahari. Entah apa yang ku cari aku bingung, dan tak tahu mau ku bawa kemana. Yang ku tahu mungkin aku disuruhh berdzikir. Ada banyak cerita dalam hidup ini. Tentang rasa takut yang membuat hidup tak berjalan. Rasa terjerat, tertekan juga kesepian yang menyesakkan dada. Tentang tangis yang menjadi tawa juga sebaliknya tawa menjadi tangis. Karena itulah sifat dunia dan tempat segala sesuatu akan terus berubah.. Seperti ada siang dan malam yang diciptakan berpasangan. Kemudian ada senang dan susah . Lalu ada lelaki dan perempuan. Maka dari itu jangan terlalu berharap pada dunia dan isinya. Namun berharaplah pada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya
Membawa perubahan dan kemajuan pada suatu negara . Tetapi melepaskan seluruh rakyat nya dari Islam dan melarang ada nya kegiatan yang berbau Islam di negara yang ia pimpin. Digantinya adzan yang semula menggunakan bahasa Arab menjadi bahasa Turki. Memusnahkan kekhalifah ustmani. Membunuh para ulama. Malah berakhir tragis di akhir hidupnya, setelah ia diserang berbagai penyakit. Bahkan jenazah nya tak ada yang mau menyolati dan mengkafani. Kemudian, setelah berapa hari diawetkan, adik perempuannya memohon pada para ulama Turki untuk menyolati dan mengkafani kakaknya. Namun setelah itu, ketika akan dimakamkan bumi tak mau menerima jasad nya sehingga jasadnya diawetkan dan taruh di museum kemudian di taruh disela-sela bukit Ankara. Dari kisah tersebut kita tahu bahwa kekuasaan yang kita miliki tak berguna saat kita sakit, tak dapat menyelamatkan kita dari sakaratul maut . Dan kekuasaan bisa membuat kita terbuai serta lalai terhadap per...