Langsung ke konten utama

Postingan

Kepada Diri Ini

Kepada diri ini aku ungkapkan tentang cinta yang tak pernah tergapai tentang kecewa yang membuat luka. Tentang waktu yang belum juga mengobati. Kembali teringat mati. Dan mulai berfikir aku tak tahu kapan aku mati. Bisa saja esok aku tak lagi melihat matahari. Entah apa yang ku cari aku bingung, dan tak tahu mau ku bawa kemana. Yang ku tahu mungkin aku disuruhh berdzikir. Ada banyak cerita dalam hidup ini. Tentang rasa takut yang membuat hidup tak berjalan. Rasa terjerat, tertekan juga kesepian yang menyesakkan dada. Tentang tangis yang menjadi tawa juga sebaliknya tawa menjadi tangis. Karena itulah sifat dunia dan tempat segala sesuatu akan terus berubah.. Seperti ada siang dan malam yang diciptakan berpasangan. Kemudian ada senang dan susah . Lalu ada lelaki dan perempuan. Maka dari itu jangan terlalu berharap pada dunia dan isinya. Namun berharaplah pada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya
Postingan terbaru

Bapak Revolusi Turki

       Membawa perubahan dan kemajuan pada suatu negara . Tetapi melepaskan seluruh rakyat nya dari Islam dan melarang ada nya kegiatan yang berbau Islam di negara yang ia pimpin. Digantinya adzan yang semula menggunakan bahasa Arab menjadi bahasa Turki. Memusnahkan kekhalifah ustmani. Membunuh para ulama. Malah berakhir tragis di akhir hidupnya, setelah ia diserang berbagai penyakit. Bahkan jenazah nya tak ada yang mau menyolati dan mengkafani. Kemudian, setelah berapa hari diawetkan, adik perempuannya memohon pada para ulama Turki untuk menyolati dan mengkafani kakaknya. Namun setelah itu, ketika akan dimakamkan bumi tak mau menerima jasad nya sehingga jasadnya diawetkan dan taruh di museum kemudian di taruh disela-sela bukit Ankara.        Dari kisah tersebut kita tahu bahwa kekuasaan yang kita miliki tak berguna saat kita sakit, tak dapat menyelamatkan kita dari sakaratul maut . Dan kekuasaan bisa membuat kita terbuai serta lalai terhadap per...

Karena Awalnya Sendiri juga akan Kembali Sendiri

Pertemuan yang tanpa sengaja . Dulu tanpa sengaja kita bertemu dan terlibat dalam kegiatan yang sama. Setelah itu, kita mulai akrab dan kamu berhasil membuatku merasa menjadi yang teristimewa. Dan aku mulai berjanji, jika engkau menyatakan cinta padaku. Aku akan menerima cintamu. Dan seperti yang kuharapkan hari itu datang . Kamu menyatakan cintamu padaku. Aku menerimanya. Mulai hari itu aku berpacaran dengannya. Aku merasa hidupku yang semula monoton kini mulai lebih menarik. Pulang sekolah bareng. Makan siang bareng. Ketawa bareng. Kita menjadi pasangan yang mencolok dan banyak orang yang cemburu. Aku terbuai oleh kata manis yang selalu ia ucapkan setiap hari, baik dalam chat maupun saat kita ketemu. Dia sering kirim foto sok imut disela-sela chat dan itu cukup menggemaskan. Ku akui pada waktu itu dia berhasil membuatku bahagia. Begitu banyak kenangan manis yang ia buat dalam hidupku ini. Namun hari itu datang. Saat dia terpilih sebagai wakil sekolah untuk mengikuti olimpiade . So, a...

Pertemanan

Aku memiliki dua teman. Yang satu membawa lalai dan yang lainnya membawaku selalu mengingat-Mu. Tapi keduanya sangat peduli padaku dan selalu ada saat aku membutuhkan mereka. Dan yang aku tahu jangan terlalu mencintai kecuali hanya mencintai Sang Maha Cinta , Allah SWT.aku sadar semua pertanggungjawaban kepada-Nya adalah individu dan teman sejati hanyalah amal. Namun mampukah aku dekat dengannya meski berteman dengan seseorang yang mampu membawaku lalai, yang aku takutkan hanya mampukah aku membuatnya mengikuti dan bukan sebaliknya. Jika aku tidak mampu, aku memohon Ya Allah jauh aku dari orang-orang yang bisa membuatku lalai. Dekatkanlah aku dengan hamba-Mu yang selalu mengingat-Mu. Sehingga bisa menambah keimananku pada-Mu.